Berat Aktual vs Berat Volume: Cara Memahami Perhitungan Ongkos Kirim Kargo
Mengapa paket ringan berukuran besar bisa dikenai berat lebih tinggi? Kenali konsep berat volume agar estimasi ongkos kirim Anda lebih akurat.
Saat mengirim barang melalui jasa kargo, ongkos kirim tidak hanya ditentukan oleh berat barang di timbangan. Ukuran barang juga diperhitungkan, karena barang berukuran besar memakan ruang di armada meskipun bobotnya ringan.
Apa itu berat aktual?
Berat aktual adalah berat barang beserta kemasannya saat ditimbang, dalam satuan kilogram.
Apa itu berat volume?
Berat volume (volumetrik) adalah berat yang dihitung dari dimensi kemasan. Rumus umumnya adalah:
Panjang (cm) × Lebar (cm) × Tinggi (cm) ÷ faktor pembagi
Faktor pembagi dapat berbeda untuk setiap moda pengiriman (darat, laut, atau udara). Pastikan Anda menanyakan faktor yang berlaku saat melakukan pengiriman.
Mana yang dipakai untuk menghitung ongkos kirim?
Umumnya, yang digunakan adalah nilai yang lebih besar antara berat aktual dan berat volume.
Contoh ilustrasi
Sebuah kardus berukuran 50 × 40 × 30 cm dengan berat aktual 5 kg. Jika faktor pembagi yang berlaku adalah 6.000, maka berat volumenya adalah 50 × 40 × 30 ÷ 6.000 = 10 kg. Karena 10 kg lebih besar dari 5 kg, perhitungan ongkos kirim menggunakan 10 kg.
Tips menekan berat volume
- Gunakan kemasan yang pas dengan ukuran barang.
- Gabungkan beberapa barang kecil dalam satu kemasan yang efisien.
- Kurangi ruang kosong yang berlebihan tanpa mengorbankan perlindungan barang.
Untuk estimasi biaya, gunakan fitur Cek Tarif di halaman depan website atau hubungi layanan pelanggan kami.
Ada pertanyaan seputar pengiriman?
Tim layanan pelanggan APM Logistics siap membantu Anda.